MANDUTA – Kreativitas dan semangat berinovasi murid MAN 2 Tulungagung kembali mendapat kesempatan untuk menunjukkan hasilnya. Karya inovasi Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) Solutif yang dikembangkan oleh murid-murid MAN 2 Tulungagung berhasil melewati tahap seleksi administrasi dalam ajang Lomba Inovasi Alat TTG Solutif. Sebagai tindak lanjut, pada Jumat, 30 Oktober 2026, tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung melaksanakan observasi lapangan untuk melihat secara langsung karya inovasi tersebut.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian tersendiri bagi para murid yang telah mencurahkan ide, kreativitas, dan usaha dalam mengembangkan sebuah karya. Melalui inovasi teknologi tepat guna, mereka didorong untuk tidak sekadar menghasilkan sesuatu yang baru, tetapi juga memikirkan bagaimana sebuah alat dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan dan persoalan di lingkungan sekitar.

Dalam observasi lapangan tersebut, tim penilai DPMD Kabupaten Tulungagung berkesempatan melihat secara langsung hasil karya murid MAN 2 Tulungagung. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian setelah peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi. Penilaian lapangan memberikan kesempatan untuk memperlihatkan hasil pengembangan karya sekaligus menjelaskan fungsi, cara kerja, dan potensi pemanfaatannya.
Bagi MAN 2 Tulungagung, keterlibatan murid dalam pengembangan inovasi ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang mendorong pembelajaran melalui pengalaman nyata. Murid tidak hanya belajar memahami teori di kelas, tetapi juga berlatih mengembangkan gagasan, bekerja sama, menyelesaikan persoalan, dan menghasilkan karya yang memiliki nilai manfaat.
Kepala MAN 2 Tulungagung, Muhamad Dopir, menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras para murid. “Kami sangat mengapresiasi karya dan usaha murid-murid MAN 2 Tulungagung yang telah berhasil membawa inovasi ini hingga melewati tahap seleksi administrasi dan memasuki observasi lapangan. Ini menunjukkan bahwa murid madrasah memiliki potensi besar untuk berpikir kreatif dan menghasilkan karya yang bermanfaat. Kami berharap pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan kemampuan, berani mencoba hal baru, serta tidak berhenti berinovasi. Prestasi yang sesungguhnya bukan hanya tentang memperoleh penghargaan, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dan kreativitas dapat memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Keikutsertaan dalam Lomba Inovasi Alat TTG Solutif menjadi salah satu bentuk nyata upaya MAN 2 Tulungagung dalam menumbuhkan budaya kreatif dan inovatif di lingkungan madrasah. Dukungan terhadap karya murid diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan upaya Kemenag Tulungagung dan Kemenag Jawa Timur dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
Melalui capaian ini, para murid diharapkan semakin percaya diri untuk menuangkan ide menjadi karya nyata. Jangan takut mencoba, jangan mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan, dan jangan berhenti belajar dari setiap proses. Sebab, inovasi besar sering kali berawal dari gagasan sederhana yang dikerjakan dengan tekun. Murid MAN 2 Tulungagung diharapkan terus tumbuh menjadi generasi yang berilmu, kreatif, terampil, dan mampu menghadirkan solusi bagi lingkungan serta masyarakat.


Komentar Terbaru